Dolar AS Perkasa, Rupiah Tetap Menguat ke Rp13.473/USD

pt solid gold

Nilai tukar Rupiah dibuka kembali menguat, di tengah tekanan dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah pun berhasil turun dari level Rp13.500 per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia menguat 2 poin atau 0,01% ke Rp13.473 per USD. Pada perdagangan hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.467-Rp13.482 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp13.470 per USD. Adapun pergerakan Rupiah pagi ini, berada dalam rentang Rp13.463 per USD hingga Rp13.480 per USD.

Dolar AS menguat terhadap beberapa mata uang utama, setelah rilis dari pertemuan The Federal Reserve. Dolar AS menguat setelah pasar saham Global memecahkan rekor dan Wall Street ditutup menguat karena optimisme investor di tahun yang baru.

Yen Jepang melemah 0,18% terhadap greenback di 112,50 per USD, sementara Sterling GBP diperdagangkan terakhir di USD1,3512, turun 0,54% pada hari itu. Benchmark Treasury AS mencatat 10 tahun US10YT=RR terakhir naik ke 2,44%, dari 2,46%.

Indeks dolar .DXY naik 0,34%, dengan euro turun 0,38% menjadi USD1,2011. Euro jatuh ke sesi terendah terhadap dolar AS, setelah rilis dari pertemuan Federal Reserve bulan lalu. Dalam pertemuan tersebut, para pembuat kebijakan Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga jangka pendek untuk ketiga kalinya pada 2017.

Meski demikian, para pembuat kebijakan masih menunjukkan kekhawatiran atas inflasi saat ini yang rendah, dan akan melihat dampak perubahan UU pajak baru-baru ini karena diperkirakan akan memberikan dorongan untuk belanja konsumen.