Dolar AS Bervariasi Mencermati Perang Dagang AS-China

pt solid gold

Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada akhir transaksi Selasa (Rabu pagi WIB), karena para investor mengamati perkembangan terakhir hubungan perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

Dengan tidak adanya data ekonomi utama pada Selasa 3 April 2018, para investor masih memantau perkembangan hubungan perdagangan antara China dan Amerika Serikat yang mengarah ke perang tarif.

China menangguhkan konsesi tarif atas 128 item produk-produk AS, termasuk daging babi dan buah-buahan mulai Senin 2 April 2018.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa langkah itu adalah tindakan balasan sebagai tanggapan atas langkah AS sebelumnya untuk menerapkan tarif impor pada baja dan aluminium.

Selama sisa minggu ini, para pedagang akan memperhatikan dengan seksama laporan pekerjaan pada Jumat (6/4/2018) dengan harapan bahwa data tersebut akan memberikan lebih banyak arahan bagi dolar AS, serta kebijakan moneter Federal Reserve.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,18% menjadi 90,210 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2268 dari USD1,2301 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,4056 dari USD1,4041 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7680 dari USD0,7653.

Dolar AS dibeli 106,58 yen Jepang, lebih tinggi dari 105,84 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9592 franc Swiss dari 0,9546 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,2811 dolar Kanada dari 1,2939 dolar Kanada.