Emas Lanjutkan Penguatan untuk Hari Keempat

pt solid gold

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melanjutkan tren penguatan ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (27/3), didukung pelemahan dolar AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April, naik US$ 5,10 atau 0,38 persen, menjadi US$ 1.355,00 per ounce. Ini adalah hari keempat berturut-turut bagi emas membukukan keuntungan.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,44 persen menjadi 89,04 pada pukul 16.32 GMT. Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Ketegangan geopolitik juga memberi dukungan emas yang dianggap sebagai salah satu aset safe-haven. Washington pada Senin (26/3) mengumumkan akan mengusir 60 diplomat Rusia dan menutup konsulat Rusia di Seattle sebagai tanggapan terhadap pembunuhan agen mantan mata-mata Rusia di Inggris.

Namun bursa saham AS Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 669,4 poin (2,84 persen) mencapai 24.203, Nasdaq composite index naik 227,9 (3,26 persen) mencapai 7.221, sedangkan S&P 500 index menguat 70,3 (2,72 persen) mencapai 2.659.

Reli ekuitas AS menyusul negosiasi pejabat AS di Tiongkok dalam upaya menghindari perang dagang, yang telah mendorong kekhawatiran dan menggerus saham pada minggu lalu.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 10,2 sen atau 0,62 persen, menjadi US$ 16,684 per ounce. Platinum penyerahan April naik US$ 2,00 atau 0,21 persen, menjadi US$ 950,40 per ounce.