Harga Emas Makin Mahal Didukung Pelemahan Dolar AS

pt solid gold

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melanjutkan tren penguatannya dengan berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), didukung dolar AS yang terus melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April, naik USD5,10 atau 0,38%, menjadi menetap di USD1.355,00 per ounce. Ini adalah hari keempat berturut-turut bagi emas membukukan keuntungan.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,44% menjadi 89,04 pada pukul 16.32 GMT.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 10,2 sen atau 0,62%, menjadi menetap di USD16,684 per ounce. Platinum untuk penyerahan April naik USD2 atau 0,21%, menjadi ditutup di USD950,40 per ounce.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Ketegangan geopolitik juga menawarkan dukungan bagi emas yang dianggap sebagai salah satu aset safe-haven. Namun, Dow Jones Industrial Average rebound naik 421,58 poin atau 1,79%, menjadi 23.954,78 poin pada pukul 16.43 GMT.

Reli ekuitas AS mengikuti laporan Fox News bahwa para pejabat AS sedang bernegosiasi dengan rekan-rekan mereka di Tiongkok dalam upaya untuk menghindari kemungkinan perang dagang, yang telah mendorong kekhawatiran mendalam dan menenggelamkan saham-saham pada minggu lalu.