Harga Emas Turun 1,6% Karena Indikasi Kenaikan Suku Bunga AS

pt solid gold

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun lebih dari 1% pada Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas menetap di bawah USD1.300 per ounce untuk pertama kalinya pada September.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD21,6 atau 1,64% , menjadi menetap di USD1.294,8 per ounce. Harga emas jatuh, setelah Federal Reserve AS mengisyaratkan bahwa suku bunga acuan akan naik pada Desember.

Bank sentral AS mengindikasikan masih berencana untuk menaikkan suku bunga acuannya sekali lagi pada akhir tahun, dengan tiga kenaikan lagi berpotensi dilakukan pada 2018. The Fed juga mengumumkan akan secara perlahan-lahan mengurangi neracanya yang besar senilai USD4,5 triliun mulai Oktober.

Tingkat suku bunga yang lebih tinggi dapat membuat dolar AS menguat. Emas dan Dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Iklim kenaikan tingkat suku bunga juga cenderung memperlemah daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 31,6 sen atau 1,82%, menjadi ditutup pada USD17,018 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun USD5,5 atau 0,58%, menjadi menetap di USD939,9 per ounce.