Harga Emas Turun Tertekan Data Perumahan AS

pt solid gold

Harga emas turun pada perdagangan Selasa 19 Desember 2017. Harga emas melemah karena imbal hasil surat utang AS menguat meningkat. Meskipun pada saat yang bersamaan indeks dolar mengalami penurunan.

Pelaku pasar waswas mengambil posisi baru sebelum musim liburan. Emas berada di jalur perdagangan tersempit dalam satu dekade dalam tiga bulan terakhir tahun ini.

Melansir Reuters, Rabu (20/12/2017), harga emas di pasar spot turun 0,04 persen ke level USD1.260,86 per ounce sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam dua minggu di USD1.265,20. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Februari turun USD1,3 atau 0,1% menjadi USD1.264,20 per ounce.

Imbal hasil surat utang AS meningkat didukung data perumahan yang membaik di luar ekspektasi pasar. “Itu mendorong suku bunga untuk bergerak lebih tinggi dan dolar AS naik sebagai hasilnya, namun dolar AS turun lebih rendah kemudian,” kata Kepala Strategi Komoditas di TD Securities Bart Melek.

Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi membuat bullion yang tidak menghasilkan kurang menarik bagi investor. Mereka juga cenderung meningkatkan dolar AS. “Namun investor menyesuaikan posisi menjelang akhir pekan liburan, jadi ada beberapa ambiguitas sekarang,” kata Melek.

“Pasar (emas) mencoba bergerak lebih tinggi  euro/dolar mencoba bergerak di atas USD1,18 lagi,” kata analis ABN Amro Georgette Boele mengatakan.

Sementara itu logam mulia lainnya, perak turun 0,5% menjadi USD16,05 per ounce, platinum naik 0,8 persen jadi USD914 per ounce, sebelumnya mencapai level tertinggi dua minggu di USD919,40 dan palladium naik 0,6 persen pada USD1.023,95 per ounce.