Hati-hati, Hal Ini Bikin Utang Tambah Bengkak

pt solid gold

Utang jadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tetapi, kerap kali utang jadi bengkak tanpa kita sadari. Kenapa itu terjadi?

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Andy Nugroho menuturkan, gaya hidup jadi satu faktor utama yang membuat utang membengkak. Sebab, kata dia, kadang masyarakat sulit membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Sebagai contoh, seseorang tergiur untuk membeli handphone keluaran terbaru. Padahal, sebenarnya ia tidak terlalu butuh karena handphone yang dimiliki masih berfungsi dengan baik dan kualitasnya tak jauh beda.

“Kalau saya perhatian gaya hidup, artinya kadang kita sulit membedakan kebutuhan dan keinginan,” kata dia kepada detikFinance di Jakarta, Minggu (1/4/2018).

Dia menambahkan, hal itu juga didukung oleh promosi yang menggiurkan. Alhasil, pembelian barang tidak dipikirkan secara matang.”Sudah gitu promo cicilan 0% setahun makin tergiur. Artinya kita terdorong karena konsumerisme supaya kita terlihat wah lagi,” ujar dia.

Faktor lain yang bikin utang membengkak ialah pengeluaran bersifat darurat. Namun, dia menyebut secara persentase tidak dominan karena jarang terjadi.

“Contohnya sebetulnya dia di-cover asuransi perusahaan tapi orang tuanya enggak. Suatu ketika sakit parah berobat banyak, otomatis anaknya support orang tuanya, keluarin dana di situ, bahkan sampai utang berbagai macam,” jelasnya.

“Persentasenya apakah bisa diprediksi? Nggak. Apakah kemudian terjadi setiap orang? Nggak. Tapi gaya hidup paling gede banget pengaruhnya,” terang Andy.

Ada utang yang belum dibayar dan ingin dilunasi detikcom? Bisa kok.

Bagi pembaca detikcom sendiri masih memiliki kesempatan jika ingin ikut dilunasi utangnya. Pembaca yang berkesempatan dilunasi cicilannya adalah pembaca melalui aplikasi detikcom, baik itu pengguna android maupun iOS.