Kinerja Dolar AS Tidak Maksimal

pt solid gold

Tahun 2017 merupakan tahun terburuk sejak 2003 bagi dolar AS. Dolar telah jatuh ke level terendah dalam tiga bulan terhadap sekeranjang mata uang utama pada penutupan perdagangan tahun ini, sementara kinerja euro juga menjadi hambatan bagi greenback.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap mata uang euro dan lima mata uang utama lainnya turun hingga 92,169, terendah sejak 22 September. Angka ini berada di jalur penurunan yang paling curam sejak 2003.

Dilansir dari Reuters, pada perdagangan akhir tahun ini, investor minim melakukan transaksi di tengah memantau seputar perkembangan reformasi pajak serta pelaporan kinerja perusahaan.

Beberapa analis mengatakan, greenback kemungkinan akan tertinggal lebih jauh terhadap rekan-rekannya pada 2018 karena investor mengharapkan bank sentral utama lainnya melakukan pengurangan stimulus mereka, sementara The Federal Reserve telah memberi sinyal akan menaikkan tingkat suku bunga lebih lanjut.

“Dolar AS akan menghadapi headwinds lebih pada 2018,” kata Chris Gaffney, Presiden Everbank di St. Louis Missouri.

European Central Bank (ECB) mungkin mempertimbangkan menaikkan suku bunga pada akhir 2018 karena adanya bukti inflasi dan aktivitas bisnis yang lebih tinggi. Hal ini juga yang dapat mengangkat euro untuk menjadi yang terbaik, mengalahkan greenback dalam 14 tahun.

Euro mencapai puncak dalam tiga bulan di level 1,2013, membawa kenaikan tahunan menjadi 14,1%. Pada perdagangan terakhir, euro naik 0,68% pada 1,2022. Adapun rally euro merupakan hambatan bagi greenback pada 2017 ini.