Manfaatkan Peluang Tekanan Euro terhadap Dolar AS, Rupiah Makin Perkasa

pt solid gold

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat. Rupiah memanfaatkan peluang pelemahan Dolar AS terhadap Euro.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Senin (8/1/2018), Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia menguat 16 poin atau 0,12% ke Rp13.400 per USD. Pagi ini Rupiah bergerak dalam rentang Rp13.381-Rp13.416 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah menguat 16 poin atau 0,12% menjadi Rp13.395 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah, berada dalam rentang Rp13.388 per USD hingga Rp13.413 per USD.

Sementara itu, Dolar AS semakin tertekan setelah Euro melayang mendekati level tertinggi tiga tahunan. Euro stabil di USD1,20 setelah naik 0,45% pada minggu lalu. Mata uang bersama tersebut telah menguat 0,6% sepekan lalu. Jika berhasil naik di atas USD1,20 maka akan membawa Euro ke level tertingginya sejak Januari 2015.

Penguatan Euro didukung data ekonomi zona Euro yang ditutup pada 2017 dengan pertumbuhan terkuat dalam hampir tujuh tahun.

Pelemahan Dolar AS terjadi karena dolar gagal menarik dukungan dari laporan pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan. Data ADP Research Institute menunjukkan perusahaaan swasta di Amerika menambahkan 250.000 pekerjaan pada Desember, kenaikan bulanan terbesar sejak Maret.