Reksa Dana Cocok untuk Investasi Generasi Milenial

pt solid gold

Perencana keuangan dari Finansialku.com Melvin Mumpuni mengatakan, generasi milenial harus memikirkan investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Dia menemukan fakta delapan dari sepuluh karyawan milenial belum berinvestasi. Padahal, mereka sudah tahu manfaatnya.

Hal yang sama juga diutarakan Head of Wealth Management & Retail Digital Bussiness Commonwealth Bank Indonesia Ivan Jaya.

”Tahun ini adalah tahun yang tepat untuk berinvestasi. Generasi milenial perlu coba reksa dana. Risikonya lebih rendah dibandingkan emas, deposito atau bitcoin. Di reksa dana, bisa memulai dengan Rp 100 ribu,” kata Ivan, Minggu (21/1).

Ivan menerangkan, rumus sederhana untuk rencana investasi adalah 50:20:30.

”Sebanyak 50 persen pendapatan untuk biaya kehidupan sehari-hari, 20 persen untuk tabungan dan 30 persen untuk kebutuhan khusus,” imbuh Ivan.

Menurut Ivan, ada beberapa produk investasi terjangkau selain reksa dana.

Yaitu, tabungan emas maupun bitcoin. Namun, risiko investasi emas dan bitcoin lebih tinggi.

”Bitcoin memang investasi yang fenomenal dan murah. Namun, fluktuasinya luar biasa. Risikonya tinggi,” kata dia.

Dibandingkan emas, reksa dana dinilai lebih baik karena logam mulia ini mengikuti gejolak kondisi perekonomian.

Reksa dana juga dipandang lebih menguntungkan dibandingkan deposito karena investasi berjangka itu memiliki tenggat waktu yang harus dipatuhi.

”Deposito kalau mau diambil tidak sesuai waktu, bisa kena penalti. Kalau reksa dana, tidak. Satu hari kerja saja sudah bisa diambil,” jelas Ivan.