Saham Antam Masuk Indeks BEI Baru di Awal Tahun 2018

pt solid gold

Di awal tahun 2018, saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam (ANTM) masuk dalam indeks baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni indeks IDX small-mid cap (SMC) Liquid dan indeks Pefindo Investment Grade (i-Grade). Masuknya saham Antam dalam indeks BEI yang baru, langsung disambut baik oleh manajemen dan dinilai sebagai bentuk kepercayaan investor terhadap Antam.

Direktur Keuangan ANTM, Dimas Wikan Pramudhito dalam siaran persnya di Jakarta, menyampaikan, dengan masuknya saham ANTM pada Indeks IDX SMC Composite dan Liquid serta Indeks Pefindo i-Grade mencerminkan apresiasi positif para pemegang saham terhadap kinerja saham perusahaan.

”Antam berkomitmen untuk terus melakukan berbagai invoasi dan pengembangan usaha untuk memberikan imbal hasil positif dan kinerja terbaik bagi para pemegang saham,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dirinya menjelaskan, capaian itu tidak lepas dari peran investor. Pasalnya, dari periode waktu Januari sampai dengan November 2017, kinerja saham ANTM yang positif dapat dilihat dari peningkatan jumlah investor yang menanamkan sahamnya di ANTM, yaitu naik 9,01% dari 33.808 investor menjadi 36.853 investor.

Selain itu, saham ANTM setiap harinya aktif diperdagangkan di BEI, sampai dengan November 2017 dengan rata-rata volume perdagangan saham sebesar 42.557.526 saham dan rata-rata nilai transaksi sebesar Rp31,59 miliar. Untuk diketahui, perusahaan yang menjadi bagian dari Indeks IDX Small-Mid Cap (SMC) Composite I dan Indeks IDX SMC ini, merupakan kelompok saham-saham dengan kapitalisasi pasar kecil dan menengah, yang terdiri dari Indeks IDX SMC Composite dan Indeks IDX SMC Liquid.

Sedangkan Indeks Pefindo i-Grade merupakan kelompok 30 saham Perusahaan Tercatat yang mendapatkan Investment Grade dari Pefindo. Lebih jauh, kriteria Indeks IDX SMC Composite merupakan saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar antara Rp1 triliun sampai dengan Rp50 triliun. Sedangkan kriteria Indeks IDX SMC Liquid dipilih dari saham-saham IDX SMC Composite yang memenuhi kriteria-kriteria likuiditas yang dilihat dari nilai transaksi, kapitalisasi pasar atas saham free float dan harga saham, serta memperhatikan aspek lainnya seperti kondisi keuangan, kelangsungan usaha dan cakupan riset dari analis efek.

Kedua indeks tersebut akan di evaluasi secara rutin setiap 6 bulan, pada bulan Januari dan Juli. Adapunkriteria Indeks Pefindo i-Grade yaitu memperoleh peringkat Investment Grade antara idAAA sampai dengan idBBB- dari Pefindo, kepatuhan dan indikasi manipulasi perdagangan yang dilihat dari jumlah sanksi suspensi dan indikator Unusual Market Activity (UMA) di BEI dan kapitalisasi pasar. Indeks Pefindo i-Grade akan di evaluasi secara rutin setiap 6 bulan, pada bulan Mei dan Desember.