Simpanan di Bank Umum Tembus Rp 5.334 Triliun di Februari

pt solid gold

Jumlah rekening dan nominal simpanan pada bank umum per Februari 2018 tercatat 250,86 juta rekening naik 1,86% dibandingkan periode Januari 2018 sebanyak 246,29 juta rekening.

Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Samsu Adi Nugroho menjelaskan pada Februari 2018 untuk simpanan dengan nilai saldo hingga Rp 2 miliar jumlah rekeningnya meningkat 1,85% month on month (MoM) dari 246,041 juta rekening menjadi 250,61 juta rekening pada Februari 2018.

“Jumlah nominal simpanannya naik 0,027% (MoM), dari posisi akhir Januari 2018 menjadi Rp. 2.309 triliun di akhir Februari 2018,” kata Samsu dalam keterangan tertulis, Jumat (30/3/2018).

Dia menjelaskan untuk nasabah kaya atau simpanan dengan nilai saldo di atas Rp2 miliar, jumlah rekeningnya turun 0,34% (MoM), dari 251.401 rekening (Januari 2018) menjadi 250.548 rekening (Februari 2018). Sementara itu, untuk jumlah nominal simpanan naik sebesar 0,65% (MoM), dari Rp3.005 triliun (Januari 2018) menjadi Rp3.024 triliun (Februari 2018).

Samsu menjelaskan, dilihat dari jenis simpanan, jenis simpanan yang jumlah rekeningnya mengalami kenaikan paling tinggi adalah giro. Kenaikannya mencapai 4,77% dari 3,07 juta rekening di Januari 2018, menjadi 3,27 juta rekening di Februari 2018. Sementara itu, giro juga mengalami kenaikan nominal tertinggi dibandingkan jenis simpanan lain, yaitu 1,72%, dari Rp1.267 triliun di Januari 2018 menjadi Rp1.289 triliun di Februari 2018.

Di Februari 2018, untuk jumlah rekening dan nominal simpanan dalam Rupiah meningkat. Sementara itu, untuk jumlah rekening dan nominal dalam Valas menurun.

Jumlah rekening simpanan dalam Rupiah meningkat 1,87% (MoM), dimana per Januari 2018 berjumlah 245,2 juta rekening, menjadi 249,8 juta rekening per akhir Februari 2018. Untuk jumlah rekening simpanan yang dijamin dalam Valas menurun 0,23%, di mana per Januari 2018 jumlahnya 1,01 juta rekening menjadi 1 juta rekening di Februari 2018.

Dilihat dari nominalnya, simpanan dalam Rupiah naik 0,50% (MoM), dari sebesar Rp4.576 triliun (Januari 2018) menjadi Rp4.599 triliun (Februari 2018). Untuk simpanan dalam Valas, jumlahnya menurun 0,35% (MoM) dari sebesar Rp737 triliun (Januari 2018) menjadi Rp735 triliun (Februari 2018).

“Total simpanan di bank umum per Februari 2018 mengalami kenaikan sebesar 0,38%, dari Rp5.314 triliun di Januari 2018 menjadi Rp5.334 triliun di Februari 2018,” kata dia.

Bank umum peserta penjaminan per Februari 2018 berjumlah 115 bank. Terdiri dari 102 bank umum konvensional dan 13 bank umum syariah. Bank umum konvensional, terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 25 Bank Pemerintah Daerah, 64 Bank Umum Swasta Nasional dan 9 Kantor Cabang Bank Asing.