Skema Pensiun Diubah, Ini Respons PNS

pt solid gold

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan melakukan perombakan skema pensiun untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ditargetkan skema baru tersebut bisa rampung tahun ini dan mulai bisa diimplementasikan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asma Abnur mengatakan, perubahan skema pensiun pada tahun ini hanya berlaku bagi PNS baru. Sementara PNS lama akan menggunakan skema lama.

Sebagai informasi, skema pensiun PNS akan diubah dari sistem pay as you go menjadi sistem fully funded. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam aspek sumber pembayaran gaji itu sendiri.

Siatem pensiunan PNS melalui pay as you go dapat diartikan dengan pendanaan langsung oleh pemerintah dan pembayaran akan dilakukan secara bersamaan dengan mulai masuknya pegawai yang bersangkutan sebagai pensiun.

Artinya, seluruh pembayaran gaji PNS dibayarkan secara langsung dari APBN setelah pegawai yang bersangkutan mulai memasuki masa pensiun. Namun, sistem ini dinilai tidak begitu efektif karena setiap tahunya APBN mengalami pembengkakan dengan peningkatan gkatan beban anggaran mencapai Rp5 triliun.

Selain itu, dengan skema pay as you go, seluruh gaji PNS dibayarkan dari APBN tetapi juga dari pemotongan gaji pegawai selama masih aktif sebagai seorang PNS. Sesuai data dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), setiap pegawai dalam satu bulan akan dipotong sebesar 10% yang terbagi untuk jaminan kesehatan, tabungan hari tua dan gaji pensiunan sebesar 4,75%.

Skema pensiun PNS Fully funded yang akan diterapkan nantinya akan berasal penuh dari iuran yang dilakukan antara pemerintah dengan pegawai itu sendiri. Sehingga besarannya bisa ditentukan dan disesuaikan sendiri oleh pegawai.

Dengan sistem ini berarti bahwa pembayaran gaji pensiun merupakan hasil iuran pemerintah selaku pemberi kerja dan iuran pegawai sebagai pekerja. Besaran iuran dari pemerintah disarankan pada jumlah gaji PNS setiap bulannya.

Keuntungannya adalah anggaran iuran pemerintah untuk gaji pensiunan akan berbeda dengan beban anggaran pemerintah dan pembayarannya bisa diperkirakan ketika melakukan pembayaran gaji PNS. Selain itu, PNS bisa bebas menentukan berapa dana pensiun yang akan disesuaikan berdasarkan besarnya pensiun tersebut.

Lalu bagaimanakah tanggapan para PNS mengenai hal ini?

1. Ryan Parmaartha (26) PNS

Sebenarnya enakan seperti itu karena setelah pensiun mempunyai modal untuk melakukan usaha-usaha lain karena nantinya kita bisa menentukan jumlah PNS kita. Kalau tidak salah akan dibayarkan sekali saat kita pensiun ya? Itu bagus karena tidak mengharapkan pensiun bulanan.

2. Okitaro Ginting (27) PNS

Saya sih enggak terlalu ngikutin aturan yang mau dibuat pemerintah ini. Tapi menurut saya pemerintah pasti ingin yang terbaik bagi pensiunannya. Kalau saya sih ngikutin saja seperti air yang mengalir.

3. Vita (29) PNS

Menurut saya, skemanya sih bagus biar ada tabungan di hari tua bagi semua pengabdi negara kita. Tapi saya rasa kalau mau jadi PNS dengan pensiunan banyak maka potongannya juga besar. Nah ini pasti berat dirasakan kalau diberlakukan sekarang.

Karena kan sekarang saja gaji pokok PNS enggak seberapa malah dipotong. Kan makin berat, apalagi bagi yang sudah berkeluarga.

4. Laura (27) PNS

Kalau bisa diatur iurannya bisa dapat lebih besar tapi kalau enggak bisa mengatur justru akan susah saat punya keluarga. Semoga pemerintah bisa memberikan jaminan bagi PNS-nya deh.